Saturday, February 16, 2013

Misteri Hutan Kabupaten Paser, Kalimantan Timur

Hutan memang banyak menyimpan misteri, baik yang bersifat mistis dan dipercayai beberapa masyarakat setempat maupun keberadaan jenis hewan atau binatang yang mendiami suatu wilayah hutan tertentu.
Kita ketahui bersama sejak dulu kala wilayah kabupaten Paser memiliki hutan rimba yang luas dan masih alami. Seperti halnya hutan-hutan yang ada di daerah kalimantan lainnya, hutan di Paser juga banyak menyimpan cerita-cerita yang sudah ada sejak dahulu kala.

1. Apui Sulo Tembiling / Api obor yang terbang
Penampakan api obor terbang ini biasanya bukan hanya di dalam hutan, melainkan terkadang di pinggir pemukiman warga. menurut cerita dari saksi mata yang berkembang dimasyarakat, api yang terbang tersebut terlihat melayang dengan cepat. berbeda jika obor tersebut dibawa oleh manusia, pasti nyala api obor tersebut akan terlihat beralunan naik turun mengikuti langkah kaki manusia yang membawanya. Seperti saat saya sedang berkunjung ke suatu daerah di pesisir Paser tepatnya di sungai Aper yang luasnya kurang lebih sungai mahakam, menurut cerita seorang penduduk setempat yang kesehari-harinya berprofesi sebagai petani Tambak udang menuturkan pernah mengalami kejadian suatu malam melihat nyala obor itu melayang-layang di lokasi batas tambak dengan hutan, api obor tersebut terus melayang datar tanpa adanya alunan naik turun seperti api obor yang dibawakan oleh manusia pada umumnya. Ada yang mengatakan penampakan api obor terbang itu adalah wujud lain dari hantu Kuyang.
 
*(gambar ilustrasi)
Hantu Kuyang sendiri merupakan siluman berwujud kepala manusia dengan isi tubuh yang menempel tanpa kulit dan anggota badan yang dapat terbang untuk mencari darah bayi. Makhluk ini dikenal masyarakat di Kalimantan. Kuyang sebenarnya adalah manusia (wanita) yang menuntut ajaran ilmu hitam untuk mencapai kehidupan abadi. Pada siang hari, seorang kuyang akan menempuh hidup sehari-hari sebagaimana orang biasa, namun biasanya ia mengenakan pakaian jubah. Pada malam hari kuyang akan terbang untuk mencari darah bayi atau darah persalinan untuk dihisap sebagai sarana menambah kekuatan ilmunya.

2. Mahluk misterius berbentuk lingkaran bola mata yang besar.
Penampakan mahluk yang sangat mengerikan ini beberapa juga pernah terjadi di pinggir pemukiman masyarakat, namun pernah dikisahkan penampakan mahluk berbentuk bola mata sebesar siru*(Bahasa Paser) atau yang lebih dikenal tampih (alat untuk membersihkan beras sebelum dimasak) berwarna merah ini muncul di hutan yang jauh dari hiruk-pikuk masyarakat. 
 *(gambar ilustrasi)
Dahulu kala dikisahkan ada dua orang yang sedang menebang pohon didalam hutan yang jauh dari pemukiman warga. Saat melakukan pekerjaan mereka, nasib Naas terjadi pada salah seorang pekerja tersebut. salah satunya meninggal karena tertimpa pohon kayu yang ditebang, walaupun sebelumnya pekerja itu sudah berusaha menghindarnya namun batang kayu itu telah mempertemukan ia dengan ajalnya.
setelah jasadnya berhasil dievakuasi oleh rekannya, kini dilema menghampiri rekannya.
Bagaimana cara ia membawa jasad temannya menuju perkampungan yang sangat jauh. sangat tidak mungkin jika menunggu pertolongan dari perkampungan sementara tak ada yang bisa memberikan informasi kepada masyarakat di perkampungan. 
Setelah lama berpikir akhirnya ia akhirnya memutuskan untuk meninggalkan jasad rekannya tersebut. dengan ditutup beberapa dedaunan jasad rekannya itu ia tinggalkan dankemudian bergegas menuju perkampungan.
karena jarak dari tempat kejadian sangat jauh ia pun sampai diperkampungan saat dini hari. setelah memberikan informasi kepada masyarakat diperkampungan kemudian dengan segera mereka kembali menuju tempat kejadian. jarak yang sangat jauh itu membuat mereka sampai di tempat kejadian pada malam hari. 
jasad kemudian dievakuasi dibawa pulang ke perkampungan. Saat dalam perjalanan pulang ini lah terdapat kejadian yang sangat mengerikan. satu-persatu warga yang berada di belakang jasad itu berpindah tempat ke depan. tak ada yang sanggup berada di belakang jasad tersebut karena sebuah bola mata besar berwarna merah terus mengikuiti rombongan tersebut. tak ada yang dilakukan mahluk misterius itu selain hanya setia mengikuti rombongan itu dalam kegelapan malam. Hingga akhirnya para rombongan itu melewati atau menyeberangi sebuah anak sungai mahluk misterius itu tidak lagi mengikuti mereka. 

3. Mahluk misterius berwujud kucing hitam
Dibeberapa masyarakat Paser ada yang menyebut mahluk ini dengan sebutan "Timang". namun Timang sendiri memiliki cerita beberapa versi dimasyarakat paser dan konon kisahnya sosok mahluk ini bisa berubah wujud berbeda-beda.

*(gambar ilustrasi)

Suatu malam di tahun 1980-an ada seorang penduduk kampung yang sedang berjalan kaki menyusuri jalanan yang gelap karena saat itu listrik belum masuk perkampungan dan suasana kampung masih sangat sepi. dalam perjalanannya ia terkejut mendapati seekor kucing yang berwarna gelap yang terus mengikuti langkah kakinya, gelapnya malam juga mengakibatkan sulitnya ia mengidentifikasi benatang tersebut, ia mengatakan dari suara seperti kucing dan ukurannya pun hanya sebesar kucing yang biasa dirumah-rumah. karena terus mengikuti langkah kakinya ia kemudian merasa risih dan berang, ia kemudian menendang kucing tersebut. kemudian ia mendapati kucing tadi seperti membesar dari ukuran tadi, dan binatang itu terus saja mengikutinya. Ia kemudian menendang lagi dengan maksud untuk mengusirnya namun yang terjadi binatang itu bertambah besar hingga mendekati ukuran seekor anjing, suaranya pun makin membesar pula. melihat keadaan itu memutuskan untuk ambil jurus kaki seribu dan segera menuju rumah penduduk yang dekat.


4. Ular Penganon / Ular Raksasa
Seperti kita ketahui pulau kalimantan memang menyimpan binatang seperti ular yang berukuran luar biasa besar.
Seperti sebuah kisah yang terjadi pada salah seorang penduduk yang sedang pergi berburu kedalam hutan, dalam perburuannya tersebut ia merasa letih dan lelah sehingga ia memutuskan untuk beristirahat sejenak.ia sengaja memilih sebuah batang kayu besar yang terlihat diantara semak belukar untuk beistirahat, seperti kebiasaan orang tua yang suka beristirahat di sebuah batang kayu yang sudah tumbang. namun alangkah terkejutnya saat ia menancapkan parang/mendaunya di batang pohon tersebut, kayu yang nampak penuh lelumutan tersebut mengeluarkan darah dan saat ia bersihkan lelumutan tersebuh baru ia ketahui bahwa yang ia sangka batang kayu itu adalah seekor ular besar yang mungkin sudah berumur sangat tua. 
Ular-ular besar itu tak selamanya berada di hutan, terkadang beberapa pernah menjumpainya di sebuah perkampungan seperti yang didituturkan oleh seorang penduduk yang pernah punya pengalaman berjumpa seekor ular raksasa itu.
Saat itu seorang anak sedang menyususi jalan setapak di sebuah perkampungan menuju sebuah tempat belajar mengaji. dalam perjalanannya itu ia tiba-tiba berjumpa seekor ulang yang sangat besar dan menghalangi jalan setapak itu. karena perasaan takut akhirnya anak itu mencoba menunggu agar ular tersebut pergi dari jalan itu, namun penantiannya begitu lama ular tersebut enggan bergerak sedikitpun, hingga akhirnya anak itu bertemu julaknya  yang kebetulan sedang melewati jalan yang sama.
Anak itu kemudian menceritakan kejadian yang ia alami kepada julaknya. mendengar apa yang dikisahkan oleh anak itu julaknya hanya bisa tertawa kecil dan kemudian julaknya berkata-kata seperti sedang berkomunikasi dengan ular tersebut dalam bahasa Suku Paser, dan dengan seketika ular itu bergerak dan menghilang kedalam hutan yang lebat.


*Sekian dulu tentang kisah-kisah mahluk misteri yang ada di hutan Paser,, jika ada kesempatan lagi saya akan menulis lagi tentunya setelah bertemu dengan para nara sumbernya.
~Sumber kisah  ; Ecot
                           Bpk. Ketor, Perigi kec. Long ikis kabupaten paser.

~sebuah kisah harus diceritakan bukan ditenggelamkan.~

*Semoga artikel ini dapat menambah wawasan Anda. Oleh Admin, Sobat diperbolehkan mengcopy paste / menyebar-luaskan artikel ini, namun Anda harus menyertakan link hidup dari artikel ini sebagai sumbernya. Mohon kerjasamanya dalam sedikit menghargai hasil kerja keras dan karya dari Penulis.
Tabe....

5 comments:

  1. buen ceritayo.. lanjutkan uda..

    ReplyDelete
    Replies
    1. deo-deo trima kasih endo.. undok singgah ngembaca ene... salam kenal ka taka endo..

      Delete
  2. Hutan Kalimantan menyimpan misteri

    ReplyDelete
  3. Terima kasih infonya, kunjungan balik ya ke blog saya www.goocap.com

    ReplyDelete
  4. Ola belo bekesah diang ulun paser, takut kewot aq bahasa paser,

    ReplyDelete