Monday, April 7, 2014

Peralatan Kerja Suku Paser

  Pada edisi berikut ini Sengkatel ingin membagi informasi mengenai beberapa peralatan penunjang/membantu pekerjaan orang Paser. Beberapa peralatan ini bisanya dapat kita jumpai dirumah maupun di umo (kebun/ladang). Beberapa peralatan ini selain berfungsi sebagai membantu mempermudah suatu pekerjaan ada juga yang berfungsi sebagai alat wadah atau tempat sesuatu.

1. Tengkalang.
     Tengkalang adalah suatu peralatan yang berfungsi untuk mempermudah membawa suatu barang. Bentuk Tengkalang sama seperti lanjung namun terbuat dari bahan rotan yang dibelah tanpa menghilangkan kulit luarnya (bagian luar rotan yang kuat) dan dianyamnya jarang-jarang hingga terlihat lubang-lubang kecil. Kegunaan Tengkalang bisanya diperuntukkan membawa barang yang lebih berat dan bertekstur keras seperti kayu bakar dan janjang buah sawit seperti sekarang. Cara menggunakannya adalah dengan menggendongnya dipunggung, sama seperti membawa tas ransel.

2. Solong
     Solong juga masih satu kerabat dengan tengkalang diatas namun bahan dan cara anyamannya berbeda. Solong memiliki anyaman yang rapat dan menggunakan rotan yang sudah dibelah-belah (pipih) dikombinasi dengan rotan yang dibelah menyisakan bagian luar rotannya. Fungsi solong juga untuk membawa benda-benda saat bepergian, namun benda-bendanya sedikit lebih ringan dan bertekstur tak keras(yang bisa merusak), contohnya seperti hasil kebun yakni padi, jagung, sayur-sayuran dan banyak lagi. Bentuk anyaman yang rapat adalah bertujuan agar benda-benda yang kecil (seperti padi,bitir jagung dll)  tidak keluar. 

3. Solong Nias.
    Solong Nias ini masih bersaudara dengan solong diatas, dari bahan anyamannya un masih sama. Namun memiliki perbedaan pada ukuran yang lebih kecil dan dipakai dengan cara slempang disamping dengan tali yang panjang ke pundak. Kegunaan solong nias ini adalah untuk tempat wadah bibit padi yang akan ditebar/ dimasukan ke lubang asok/nugal. Nias sendiri memiliki arti memasukkan padi kedalam lubang asok/nugal, salah satu kegiatan yang dilakukan dalam sempolo/gotong royong menanam padi orang Paser.


4. Brangka.
    Brangka adalah  salah satu jenis peralatan yang befungsi untuk membawa barang-barang dalam perjalanan jauh. Dan barang-barang yang dibawa bisanya masuk kategori berat sehingga bisa dikatakan Brangka  ini adalah backpack kelas berat. Biasanya orang-orang menggunakan brangka ini untuk membawa buah durian, layung daan jenis buah-buahan hutan lainnya. Brangka juga sangat cocok untuk membawa berbagai persediaan jika sedang ingin berkelana kedalam hutan dalam waktu yang lama. 

5. Kelompo'
    Kelompo' juga merupakan hasil kerajinan ayaman dengan bahan dan cara anyaman yang mirip tengkalang (jarang-jarang) namun bentuknya pendek . Fungsi dan kegunaan kelomo' ini bisanya untuk tempat sayur mayur dan lainnya.

6. Siru
    Siru adalah peralatan yang terbuat dari anyaman rotan yang berbentuk bundar dan agak pipih, biasanya alat ini dikenal dengan nama tampih karena kegunaannya adalah untuk menampih beras, kopi, pontaq, dan lainnya. 

7. Deraw
    Deraw adalah sebuah peralatan yang dibuat dari anyaman rotan yang sangat sederhana. Peralatan ini biasanya akan kita jumpai di dapur yang masih menggunakan tungku kayu api. Fungsi deraw ini adalah untuk mengipas-ngipas api agar bisa menyala lebih besar, tentunya deraw ini sangat berguna daripada kita harus mengeluarkan energi untuk meniup-niup api secara langsung, resiko congor makin maju dan terkena bara api pun bisa dihindari... hehe... 

8. Otak
    Otak (Parang) adalah peralatan senjata tajam yang banyak kegunanaannya. Sebagai peralatan kerja, Otak biasanya digunakan untuk memotong sesuatu dan sebagai alat menebas semak belukar. Maka tak mengherankan apabila melihat orang-orang paser selalu membawa otak dipinggangnya karena kegunaannya sangat vital. Sebenarnya ada sebagian otak yang dijadikan pusaka sebagai pertahanan diri, otak seperti itu biasanya tak ada perbedaan pada bentuk dengan otak biasa, namun otak tersebut sudah mendapat perlakuan khusus demikian pula dengan otak bontul (Mendau), Jika otak bontul sudah pasti kentara terlihat perbedaan pada bentuknya. Namun kedua jenis otak(otak pusaka & otak bontul) itu jarang dikeluarkan karena hanya dikeluarkan jika keadaan sudah sangat genting dan mendesak. Hal itulah yang sebagian mendasari mengapa orang-orang Paser lebih sering terlihat hanya membawa otak kerjanya saja dipinggang mereka ketimbang otak bontul (Mendau).
(Otak Kerja)
(Otak pertahanan diri yang pernah digunakan dalam perang)

(Otak kerja dipingang pemuda paser)

9. Isau
    Isau adalah sejenis pisau dengan hulu/ganggang yang sangat panjang. Penggunaan isau ini biasanya untuk meraut rotan, bambu bulu (jenis bambu berdiameter kecil). Keberadaan isau ini sangat penting bagi para pembuat Tengkalang, solong dan aneka kerajnan anyaman lainnya. Bahkan untuk menghaluskan sesuatu benda yang terbuat dari kayu pun sangat membutuhkan isau ini. Bentu ganggang yang panjang tersebut bukan hanya variasi semata namun memiliki fungsi sebagai penahan pada lengan saat meraut. Isau juga biasanya juga banyak digunakan oleh ema'-ema' di dapur sebagai alat pemotong sayur mayur. 

(Salah satu cara penggunaan isau)

10. Pinsuk
      Pinsuk adalah sebuah alat untuk mempermudah membuat lubang pada kerajianan anyaman (solong, kepit dll). bentuk pinsuk ini adalah mirip stick/jarum besar dari besai yang memiliki hulu tempat memegangnya. Pada ujung pinsuk dibuat runcing dan tajam agar lebih mudah dalam penggunaannya membuat lubang. 

11. Pinggo
     Pinggo adalah sebuah alat yang dibuat dari bambu berbentuk pipih agak meruncing pada ujungnya. Sebenarnya pinggo bukanlah alat untuk bekerja namun pinggo dapat dikatakan alat penunjang/pembantu suatu aktivitas tertentu. Fungsi utam pinggo adalah untuk mencari kutu dirambut atau hanya sekedar menggaruk-garuk ketombe dikulit kepala.

12. Serawu
      Serawu adalah suatu alat yang terbuat dari anyaman rotan yang berfungsi untuk membantu menangkap ikan. penggunaan alat ini bisanya diterpakan pada kolam, sawah, anak sungai kecil yang debit airnya kecil. Pada saat musim kemarau serawu ini sangat dibutuhkan dikala kuala/kolam tengah sawah mulai dangkal. penggunaannya hampir sama seperti tanggok namun perbedaannya serawu tak memiliki tangkai pemegang seperti tanggok, memegang serawu langsung pada bibir serawunya. 

13. Bu
      Bu adalah alat perangkap ikan yang bentuknya mirip rudal/roket ini terbuat dari bambu dan rotan sebagai pengikat. Penggunaan bu biasanya dipasang di aliran air dipematang sawah (galung) atau pun anak sungai kecil. Posisi mulut bu harus dihadapkan kearah hilir dan ujung bu menghadap hulu, hal itu dimaksud karena ikan yang akan terperangkap biasanya melawan arus air dan ketika sudah masuk kedalam bu ikan tak dapat keluar lagi. Biasanya bu akan lebih efektif jika dimasukkan umpan seperti buah sawit dan lain sebagainya. 






Itulah sebagian kecil beberapa peralatan yang sering digunakan orang-orang paser dalam mempermudah suatu kegiatan dalam sehari-hari. Penulis mohon maaf karena masih banyak peralatan yang lain yang belum tercantum diatas karena masih terkendala pada photo-photo peralatannya. Semoga pada edisi selanjutnya penulis bisa kembali melanjutkan dan melengkapi lagi dari sekian banyak peralatan kerja suku paser.

*) Terima kasih kepada Mena Linda , Mena Yurni , Uda Medy , Uda Saparudin Badri , Agus medi, Roby
     atas beberapa photo/gambar peralatan tersebut.

*Semoga artikel ini dapat menambah wawasan Anda. Oleh Admin, Sobat diperbolehkan mengcopy paste / menyebar-luaskan artikel ini, namun Anda harus menyertakan link hidup dari artikel ini sebagai sumbernya. Mohon kerjasamanya dalam sedikit menghargai hasil kerja keras dan karya dari Penulis.
Tabe....
Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment